Monday, 11 April 2016

Gambar Kaum Pelik di Lautan Andaman

Suku kaum misteri yang mendiami Pulau Sintinel Utara dari udara pulau ini kelihatan sangat menakjubkan dengan keindahan pantai dan hutan namun tiada pelancong atau nelayan yang berani menjejakkan kaki ke pulau yang terletak berdekatan Laut Andaman. 

Pulau Sintinel Utara terletak di Teluk Bengal dan kepunyaan negara India didiami oleh satu kaum misteri kira-kira 60,000 tahun lalu. 

Sesiapa yang mendekati kawasan terbabit pasti akan diserang oleh suku kaum misteri tersebut yang menolak peradapan moden dan lebih suka untuk tidak mempunyai hubungan dengan dunia luar. 

Interaksi yang melibatkan mereka hanyalah melalui keganasan. Pada tahun 2006, suku kaum tersebut telah membunuh dua lelaki yang memancing berdekatan perkampungan mereka malah suku kaum itu turut akan melemparkan batu dan anak panah kepada kapal terbang dan helikopter yang membuat tinjauan di kawasan berkenaan. 

Pulau tersebut tidak tercemar dengan arus kemodenan namun tiada banyak maklumat yang diketahui mengenai warganya, bahasa dan upacara ritual yang diamalkan mereka. 

Adalah sangat bahaya untuk mendekati suku kaum tersebut kerana kesukaran mereka untuk menerima orang luar. 

Gambar atau video tidak pernah dirakam secara dekat dan jika ada hanyalah gambar yang berjaya diambil dalam kualiti yang rendah. 

Menurut Pengarah Survival International, Stephen Corry berkata, suku kaum itu dikenali sebagai "suku kaum zaman batu" dan merupakan suku kaum yang paling terpinggir di dunia di mana kerajaan India sendiri tidak masuk campur dalam urusan mereka, lapor Sinar Harian.


Pulau Sentinel, Pulau Misterius yang Dihuni Suku "Buas"
Satu dari sedikit foto yang memperlihatkan sekilas penduduk pulau Sentinel Utara, kepulauan Andaman, India.Suku asli pulau ini sudah menghuni tempat itu sejak 60.000 tahun lalu dan sejak saat itu mereka menolak modernisasi.
NEW DELHI, KOMPAS.com — Terletak di Teluk Benggala, India, dan termasuk gugusan Kepulauan Andaman yang merupakan wilayah India, terdapat sebuah pulau bernama Sentinel. 
Sekilas pulau ini tampak seperti sebuah pulau "surga tropis". Namun, ternyata pulau ini dianggap sebagai salah satu pulau yang paling sulit dikunjungi manusia. 
Pulau yang berukuran sebesar pulau Manhattan, New York, itu dihuni komunitas penduduk asli yang sudah menempati pulau tersebut selama 60.000 tahun. Selama itu pula suku Sentinel menolak modernisasi dan selalu menanggapi kehadiran orang luar dengan kekerasan.  
Bahkan, tercatat suku Sentinel sudah dua kali membunuh orang pada 2006, ketika kedua orang itu kedapatan mencari ikan di perairan Pulau Sentinel Utara. 
Tak hanya itu, penduduk asli pulau tersebut kerap melemparkan batu dan menembakkan panah ke arah helikopter atau pesawat terbang yang terbang rendah untuk melihat-lihat pulau tersebut. 
Kondisi inilah yang menyebabkan informasi yang terkait pulau ini sangat minim dan sejumlah foto yang dihasilkan tak lebih dari beberapa foto berkualitas rendah. 
Begitu berbahayanya suku asli Pulau Sentinel, Pemerintah India bahkan mengkriminalkan siapa pun yang mencoba membuat kontak dengan penghuni Pulau Sentinel. Bahkan, pemerintah India menyatakan ilegal berada dalam jarak tiga mil dari pulau itu. 
Namun, meski ada larangan keras dari Pemerintah India, hal itu tak menghalangi para nelayan atau orang luar yang mencoba masuk ke pulau itu.
Organisasi Survival International, yang melakukan advokasi hak-hak suku-suku terasing, mengklaim para nelayan lokal kerap memasuki kawasan pulau itu, bahkan beberapa dari mereka sempat mendarat di pulau itu sebelum ditahan aparat keamanan. 
Direktur Survival International Stephen khawatir masa depan suku asli Pulau Sentinel akan terancam.  
"Suku-suku Kepulauan Andaman Besar sudah berkurang jumlahnya akibat penyakit yang dibawa kolonial Inggris ke kepulauan itu pada 1800-an," ujar Corry. 
"Suku terakhir yang punah adalah suku Bo, yang anggota terakhirnya meninggal dunia empat tahun lalu," tambah Corry. 
"Satu-satunya cara pemerintah Kepulauan Andaman mencegah terjadinya lagi kepunahan suku adalah memastikan Pulau Sentinel Utara terlindung dari dunia luar," Corry menegaskan, lapor Kompas.








No comments:

Post a Comment

Maaf.. komen yang menggunakan bahasa kesat, lucah dan sewaktu dengannya akan dikeluarkan. Komen spam juga akan dibuang..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...